PD IWO Barsel Gelar Pelatihan Jurnalistik Digital dan Konten Kreator di SMAN 1 GBA

PATRAINDONESIA.COM (BUNTOK) – Pengurus Daerah Ikatan Wartawan Online (PD IWO) Kabupaten Barito Selatan (Barsel) Kalimantan Tengah (Kalteng) menggelar pelatihan Jurnalistik Digital dan Konten Kreator di Sekolah Menengah Atas Negeri (SMAN) 1 Gunung Bintang Awai (GBA).

Kegiatan itu digelar, untuk memberikan pengetahuan kepada peserta pelajar mengenai seputar jurnalistik dan kode etik jurnalistik (KEJ) yang diatur dalam UU Pers Nomor 40 tahun 1999, melalui pemberian materi pelatihan dasar-dasar jurnalistik dan konten kreator.

Acara pelatihan itu diikuti 40 orang peserta yang terdiri dari siswa dan siswi SMAN 1 GBA, Jumat (08/08/2024) di aula sekolah setempat, di Kelurahan Tabak Kanilan, Kecamatan GBA.

Ketua PD IWO Barsel, Irvan Haris Fuariputra SH melalui Sekretaris Tomy Harlianto mengatakan, kegiatan tersebut merupakan agenda tahunan yang secara rutin digelar pihaknya. Dengan tujuan agar siswa atau siswi dalam pemanfaatan informasi dapat merespon dengan bijak terhadap informasi yang tersebar di media sosial.

“Sehingga para peserta tidak mudah terhasut dengan informasi hoaks dan terlibat dalam penyebaran informasi hoaks yang bisa menyebabkan terkena sanksi hukum kasus UU ITE,” ucapnya.

Dijelaskan dia, ada sebanyak 4 materi yang disampaikan pihaknya dalam gelaran tersebut. Diantaranya, yakni, teknik penulisan berita dasar, cara membuat konten kreator di medsos dan internet safety, hingga pengambilan foto serta video. “Pelatihan tersebut juga sebagai upaya menumbuhkan minat siswa dan siswi terhadap dunia jurnalistik,” terang dia.

Kemudian, Ketua PW IWO Kalteng, Deni Liwan menambahkan, pelatihan dasar Jurnalistik Digital dan Konten kreator itu digelar sekaligus untuk merayakan Hari Ulang Tahun (HUT) ke 12 Organisasi IWO. “Yang jatuh setiap Tanggal 8 Agustus. Organisasi IWO didirikan di Jakarta pada Tanggal 8 Agustus 2012 lalu,” imbuh dia.

Dipaparkan Wakil Pimpinan Umum Media Metrokalimantan.com Deni Liwan itu juga, selain para pelajar memahami tentang dunia jurnalistik, pelatihan itu digelar dengan tujuan agar para pelajar bisa membedakan berita hoaks dan berita karya jurnalistik.

“Dengan pemahaman itu para pelajar juga tidak mudah ikut terlibat dalam penyebaran informasi hoaks yang bisa menjerumuskan mereka ke ranah hukum,” kata pria berkulit putih berparas tampan itu.

Di tempat yang sama, Kepala Sekolah SMAN 1 GBA, Atung Supriyadi S.Pd menerangkan, dirinya sangat mengapresiasi kegiatan Pelatihan Dasar Jurnalistik Digital dan Konten kreator yang diadakan PD IWO Barsel yang juga turut didukung oleh PW IWO Provinsi Kalteng.

“Kegiatan seperti ini sangat bagus ya, kami jadi sedikit banyak mengerti dunia jurnalis. Juga dengan adanya kegiatan ini saya juga mengerti bagaimana membuat dan menyikapi informasi yang beredar baik pada media online ataupun media sosial,” tuturnya.

Sementara, Laura Fitrisia yang merupakan salah satu peserta yang mengikuti pelatihan tersebut berharap, PD IWO Barsel dan PW IWO Kalteng terus melakukan kegiatan yang mengedukasi siswa siswi atau pun masyarakat awam yang kurang mengenal dunia jurnalistik dan konten kreator.

Sebab lanjut dia, ternyata dunia jurnalistik dan konten kreator sangat kompleks. Kegiatan yang mengedukasi seperti ini sangat perlu untuk dilakukan kepada pihaknya sebagai pelajar.

“Hal itu bertujuan agar kami pelajar dan masyarakat awam tidak mudah termakan isu-isu hoaks dan ikut serta menyebarluaskannya. Agar terhindar dari kasus- kasus hukum seperti UU ITE,” pungkasnya. (Amar/Red/PI).

Loading