Wisatawan Australia dan New Zealand Kagumi Festival Nariuk, Budaya Suku Dayak Maanyan

Budaya386 Dilihat

PATRAINDONESIA.COM (Tamiang Layang) – Sebagai wujud atas kecintaan dan pelestarian terhadap budaya yang diwariskan oleh nenek moyang Suku Dayak Maanyan cara menangkap ikan dengan tombak di danau atau empang.  Tombak yang ujungnya runcing yang terbuat dari bambu sepanjang empat hingga lima meter. Sedangkan para peserta terapung menggunakan ban mobil, karena danaunya cukup dalam. Itulah cara menangkap ikan ala Dayak Maanyan yang disebut nariuk.

Pemerintah Kabupaten Barito Timur (Bartim) Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) melalui Dinas Kebudayaan , Pariwisata, Pemuda dan Olahraga (Disbudparpora) kembali’ gelar festival Nariuk 5 di Desa Pulau Patai.

Acara pembukaan dibuka oleh Pj. Sekretaris Daerah, Drs. Misnohartaku, M. Ec. Dev. CGRE mewakili Bupati Barito Timur , Drs. M. Yamin. MBA yang diberlangsungkan , Sabtu (26/7/2025) dari kawasan wisata budaya Pulau Patai Lubuk Tangkan/Ulu Padang.

Menariknya pada festival nariuk 5 kali ini selain pengunjung dan peserta nariuk yang mencapai ribuan orang turut dihadiri oleh wisatawan manca negara yaitu David dan Jhon yang berasal dari Australia dan New Zealand.

Sebanyak 291 peserta yang terlibat pada festival nariuk 5.

Kegiatan ini pula full disupport oleh Wakil Bupati Barito Timur, Adi Mula Nakalelu. SH, sebagai sponsor utama, bersama dengan Karang Taruna Pulau Patai, Disbudparpora, OPD, Camat .Hasil akhir festival Rium Junedi dari Desa Lebo sebagai peraih ikan terbesar dan menyabet Juara I disusul Katinto dari Desa Jaweten dan menyabet Juara II disusul Hendri Kurniawan diposisi Juara III.

Penghujung acara Panitia membagikan hadiah dan dorprize.

Untuk diketahui bersama bahwa Festival Nariuk ini dicetus dan digagas oleh Ampera AY Mebas. MM. MH yang kala itu menjabat sebagai Bupati Barito Timur. Kini  Ampera AY Mebas. MM. MH dipercayakan kembali oleh masyarakat Barito Timur sebagai anggota DPRD Provinsi Kalimantan Tengah dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan dari Dapil 4, yang suara signifikannya dari Bartim (Mardianto/Red/Pi)

Loading