PATRAINDONESIA.COM (Tegal) – Aksi pembegalan terjadi di jalur Clirit, kawasan hutan pinus Kalibakung, Balapulang, Tegal, yang dikenal sepi dan minim penerangan. Peristiwa ini menimpa Pak Kusnadi, seorang tukang ojek dan tukang pijat asal Desa Sokasari, Bumijawa, Tegal, pada Kamis malam Jumat Kliwon (22/5/2025), sekitar pukul 23.00 WIB.
Saat kejadian, Pak Kusnadi baru pulang setelah memberikan layanan pijat/ngurut. Di tengah perjalanan melintasi jalur Clirit, ia tiba-tiba dihadang oleh tiga sepeda motor yang masing-masing dikendarai satu orang. Para pelaku awalnya berpura-pura meminta rokok, namun tiba-tiba menyerang korban secara brutal.
Salah satu pelaku memukul wajah Pak Kusnadi, sementara yang lain memukuli kakinya dengan kayu hingga kayu tersebut patah. Akibat serangan itu, kaki korban mengalami luka parah dan sempat tidak sadarkan diri. Ia baru sadar saat sudah berada di semak-semak pinggir jalan bersama motornya.
Para pelaku melarikan diri setelah merampas uang tunai sebesar Rp1,5 juta. Motor dan barang lain milik korban tidak dibawa kabur. Saat ini, korban telah mendapat perawatan medis akibat luka-luka yang dideritanya, info terbaru korban saat ini di bawa ke Margasari ke Ahli Patah Tulang.
Masyarakat diimbau untuk lebih berhati-hati saat melintasi jalur sepi, terutama di malam hari, karena kawasan tersebut rawan tindak kejahatan.
(Wawan/red/Pi)
![]()

