Sedih Deh!! Stand-stand UMKM di Pekan Raya Jakarta Sepi

UMKM512 Dilihat

PATRAINDONESIA.COM(Jakarta)-Stan-stan UMKM di Jakarta Fair atau Pekan Raya Jakarta (PRJ) 2025 yang berada di Gate F sepi pengunjung, meski secara keseluruhan jumlah pengunjung PRJ membeludak.

Situasi sepi yang dirasakan para UMKM itu pun sempat viral di media sosial. Kurangnya pengunjung PRJ ke kawasan itu disinyalir karena tempatnya yang kurang strategis dan informasi yang kurang lengkap terkait keberadaan kawasan UMKM di sana.

Saat wartawan Patraindonesia.com berkunjung ke area tersebut, Rabu (9/07/2025) memang terpantau sepi tak seperti di area booth-booth makanan kuliner dan camilan yang jadi pusat keramaian.

Pemilik stan UMKM di area Kampung Betawi, Indah , mengatakan sepinya pengunjung karena ketidaktahuan mereka bahwa area tersebut juga dilintasi dan terkoneksi dengan area pusat keramaian. Kemudian, baginya petugas di PRJ kurang memberikan informasi bahwa ada stan-stan UMKM.

“Di sini kita ngerasa sepinya mungkin karena berada di pojok. Nah terus (petugas) di loket kalau bisa, saran sih, kalau bisa yang jaga loket F itu ngasih tahu, tuh lihat aja mereka lurus aja,” ucap Indah sambil menunjuk ke arah loket.

Harusnya dikasih tahu ‘oh boleh nih ke kanan ada Kampung Betawi’ atau ada apanya. Jadi dari pihak penjaga loketnya juga kalau bisa tugasnya jangan cuma jaga loket aja tapi kasih tahu ‘bu di sini ada ini loh, ada itu loh’,”ucapnya

Untuk bisa berjualan di kawasan itu,Indah menyebutkan sekitar Rp 30 juta untuk berjualan selama PRJ berlangsung dari tanggal 19 Juni hingga 12 Juli. Namun dengan situasi pengunjung yang sepi ini, ia masih ragu untuk bisa balik modal.

“Ya di sini kita dikenain Rp 30-an (juta) lah untuk selama sebulan. (Keuntungan sekarang) masih jauh banget lah. Cuma kemaren ramai pas lagi ada (penampil) NDX A.K.A aja kita bisa dapat Rp 1 jutaan lebih, kalau ini mah paling Rp 200 atau Rp 300 ribu,”ungkapnya.

Yori/Red/PI

Loading