PATRAINDONESIA.COM (Tangerang) – Musim hujan yang tengah berlangsung kembali memicu genangan banjir di sejumlah wilayah, termasuk di Kelurahan Bunder, Kecamatan Cikupa, Kabupaten Tangerang. Fenomena ini menjadi sorotan, terutama di area sekitar Jembatan Cirarab RT 008 RW 02 dan RT 010 RW 03, depan PT AMT (Pabrik Busa) di Jl. Telesonik Ujung KM 8, Kampung Bunder. Peristiwa tersebut terjadi pada Selasa (10/12/2024) pagi.
Seorang warga sekaligus jurnalis dari FMBN (Forum Media Banten Ngahiji), berinisial H, mendokumentasikan kondisi banjir menggunakan kamera video. Ia mengungkapkan bahwa genangan air mengganggu aktivitas warga dan pengguna jalan, khususnya pengendara sepeda motor.
“Banjir ini sebenarnya belum seberapa dibandingkan bulan lalu, saat ketinggian air mencapai dua meter di tengah area yang terdampak. Namun, kondisi ini tetap menyulitkan aktivitas warga sekitar,” ujarnya saat diwawancarai melalui WhatsApp oleh tim Patraindonesia.com.
Menurut H, warga setempat telah berulang kali meminta solusi kepada pihak terkait, termasuk pemerintah kelurahan dan anggota DPRD. Meski berbagai survei telah dilakukan di lokasi, hingga kini belum ada kepastian terkait rencana pembangunan jembatan yang lebih tinggi untuk mengatasi banjir. “Tampaknya ada kendala karena wilayah ini merupakan perbatasan tiga kecamatan, yaitu Curug, Jatiuwung, dan Cikupa,” jelasnya.
Ia juga menegaskan bahwa pemerintah, baik di tingkat kabupaten maupun provinsi, memiliki wewenang untuk merealisasikan kebijakan guna menyelesaikan masalah banjir ini. “Kami berharap besar kepada DPRD dan Pemerintah Kabupaten Tangerang untuk segera mengambil tindakan konkret. Situasi ini membutuhkan solusi yang efektif dan tepat sasaran agar warga dapat terbebas dari genangan banjir, terutama saat musim penghujan,” tambahnya.
H juga menyampaikan harapan besar dari masyarakat yang tergabung dalam FMBN. “Kami sangat memohon agar pemerintah benar-benar memperhatikan dan merealisasikan kebutuhan warga terdampak. Masalah ini telah berlangsung terlalu lama tanpa penyelesaian yang nyata.”
Warga berharap kehadiran pemerintah dan jajaran terkait dapat memberikan solusi terbaik, sehingga masalah banjir di Kelurahan Bunder ini tidak lagi menjadi ancaman rutin setiap musim hujan.(Marully/Red/PI).
![]()

