PATRAINDONESIA.COM (Tamiang Layang) – Pemerintah Kabupaten Barito Timur (Bartim) Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) hari ini Senin (3/2/2025) resmikan Gedung Baru UPTD Puskesmas Pasar Panas di Kelurahan Taniran, Kecamatan Banua Lima.

Dari pantauan Media Online Patraindonesia.com sebelum peresiman gunting pita oleh Pj. Bupati Barito Timur, Indra Gunawan yang diwakili oleh Asisten I Setda Bartim, Ari Panan P. Lelu terlebih dahulu dilaksanakan acara tampung tawar atau acara adat oleh Damang Banua Lima dan Karapatan Mantir Adat wilayah setempat.
Selain Asisten I tampak hadir Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Staf Ahli Bupati, Camat Banua Lima, Kapolsek Banua Lima, Danramil, Kepala Desa, BPD, Kepala Puskesmas Pasar Panas,tokoh agama, tokoh masyarakat dan undangan lainnya.
Dalam sambutan Pj. Bupati Barito Timur, Indra Gunawan yang dibacakan oleh Asisten I Setda Bartim Ari Panan P Lelu menyampaikan ucapan terima kasih bahwa UPTD Puskesmas Pasar Panas memiliki Gedung Baru yang begitu megah dari anggaran APBD Tahun Anggaran 2024 senilai Rp 5,4 Miliar.
” Gedung baru ini sangat penting dan bernilai strategis serta komitmen utama Pemerintah Kabupaten Barito Timur dalam upaya meningkatkan mutu pelayanan kesehatan kepada masyarakat, sehingga derajat kesehatan masyarakat menjadi meningkat ” ungkap Indra Gunawan.
Lanjutnya bahwa pembangunan bidang kesehatan juga bertujuan untuk meningkatkan kesadaran dan kemauan hidup sehat masyarakat.
” Keberadaan gedung baru ini harus bisa dimanfaatkan dalam menjawab tantangan kebutuhan masyarakat akan pelayanan kesehatan, baik dari aspek kualitas maupun kuantitas yang pada akhirnya akan meningkatkan kualitas derajat kesehatan masyarakat Bartim khususnya Kecamatan Banua Lima ” katanya.
Indra juga berpesan kepada para tenaga kesehatan baik dokter, perawat maupun tenaga kesehatan agar terus termotivasi dan bersemangat dalam menjalankan tugasnya memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat dengan sikap ramah, tulus dan ikhlas.
” Karena tuntutan serta tugas yang saudara – saudara emban memang membutuhkan pendekatan psikologis sehingga pasien bisa nyaman dalam menjalani perawatan dan akhirnya cepat sembuh ” ujar Indra. (Mardianto / Red / Pi)
![]()

