PATRAIMDONESIA.COM (Nanga Bulik, Lamandau) – Ribuan penari topeng/luha bukung menjadi lautan warna warni yang membanjiri alun-alun kota Nanga Bulik Lamandau Kalimantan Tengah, Sabtu siang 8 November 2025 dalam rangka pembukaan Festival Babukung Lamandau 2025. Acara pembukaan yang yang secara resmi dibuka wakil bupati Kabupaten Lamandau Abdul Hamid ini tetap meriah dan semarak kendatipun diwarnai hujan cukup lebat.
Terbukti ribuan warga penonton dan peserta festival dari 83 desa dan 8 kecamatan yang memenuhi lapangan rela berbasah-basahan tanpa dan tidak meninggalkan alun-alun,
Wakil bupati lamandau Abdul Hamid dalam sambutannya mengharapkan kegiatan ini dapat menjadi wadah memperkuat identitas budaya, menumbuhkan kebanggaan generasi muda seni budaya leluhurnya, serta membangun ekosistem budaya yang berkelanjutan sehingga tradisi Babukung dan adat masyarakat Lamandau semakin dikenal luas oleh daerah lain bahkan negara lain.

Disamping sebagai daya tarik wisata nasional dan internasional juga memberi ruang promosi bagi UMKM, pelaku usaha, dan investor sekaligus membangun branding Lamandau sebagai daerah perdagangan, industri, dan teknologi. Dan terlepas daro itu semua Festival diharapkan mampu membuka peluang usaha bagi panitia, kru, penyedia jasa, hingga seniman wirausaha yang berbasis budaya dan kreativitas khususnya di Kabupaten Lamandau tambahnya
Dalam acara pembukaan dihadiri tokoh penting, seperti Wakil Bupati Lamandau Abdul Hamid, Wakil Ketua Komisi III DPD RI Dr. Hj. Erni Daryanti, Anggota DPRD Provinsi Kalteng Sugiarto, Wakil Bupati Sukamara Nur Efendi S.H, Wakil Bupati Kotim Irawati, serta unsur Forkopimda Kabupaten Lamandau.
Wakil Bupati Abdul Hamid menyampaikan permohonan maaf dari Bupati Lamandau Rizky Aditya karena tidak bisa bersama-sama dengan masyarakat Lamandau lantaran harus memenuhi panggilan Presiden RI Prabowo Subianto di Hambalang pada saat yang bersamaan.

Acara festival Babukung 2025 dibuka dengan acara adat potong pantan yang merupakan tradisi khas masyarakat Lamandau untuk penyambutan dan penghormatan kepada tamu. Acara potong pantan ini khusus untuk menyambut tamu kehormatan dan para tamu yang berasal dari luar daerah untuk menyatakan kehangatan masyarakat Lamandau dalam menerima tamu dari berbagai daerah.
Festival babukung 2025 ini akan dirangkai dengan expo lamandau 2025, dimana akan menampilkan keberhasilan pembangunan kabupaten Lamandau dan menghadirkan dunia usaha UMKM dalam pasar rakyat yang rencananya berangsung 10 hari kedepan. (Rudiansyah-Lamandau)
![]()

