Kepala Desa Ini Menyangkal Berduaan dengan Seorang Wanita di Tempat Karaoke

Tak Berkategori190 Dilihat

PATRAINDONESIA.COM (Pesawaran) -Kepala Desa Sukajaya Lempasing Kecamatan Teluk Pandan, Pesawaran, Provinsi Lampung mengadakan konferensi pers. Rabu (23/3/2022).

Ia mau klarifikasi atas berita yang menyudutkan dirinya.

Kepala Desa berinisial ZN mengakui, adalah benar foto dirinya yang sudah lama terjadi.Kini diunggah kembali.

Dalam foto itu ia berkaraoke dengan seorang wanita.

“Mengenai acara di tempat karoke itu, saya diajak oleh salah seorang teman bernama Maryati, untuk karaokean dalam rangka reuni pertemuan Jadi dalam pemberitaan di salah satu media online itu tidak benar kalau saya hanya berdua saja. Kami ada enam orang di situ,” paparnya.

Dengan munculnya gambar di media online itu, ia merasa di fitnah. “Itu tidak benar. Saya merasa difitnah dalam pemberitaan itu dan dirugikan nama baik saya dalam pemberitaan. Ini ada unsur kesengajaan guna menjatuhkan saya. Sebab saya akan maju lagi di dalam mencalonkan diri dalam pemilihan Kades,” tambahnya.

Ia menduga ada unsur politik. “Mungkin ada orang lain yang akan mencalonkan diri menjadi kepala desa. Sehingga memanfaatkan situasi dan mengajak teman media untuk menjatuhkan saya di pemberitaan , agar saya tidak lagi terpilih menjadi Kepala Desa,” katanya lagi.

Dengan adanya gelar pertemuan ini dengan para awak media, untuk dapat meluruskan pemberitaan yang beredar di masyarakat,

“Saya mohon kepada media untuk menulis dan menyampaikan apa yang saya jelaskan ini,” jelasnya.

Di tempat terpisah salah seorang yang ikut dalam acara tersebut berinisial D yang enggan disebutkan namanya mengatakan, “Dalam pertemuan itu Kades tidak berduaan. Pak kades kami ajak untuk ikut dalam temu reuni, pertemuan ini untuk berkaraoke. Saya siap untuk memberikan keterangan terkait pertemuan dalam berkaraoke tersebut dan saya menjadi saksinya,” terangnya

Ia melanjutkan, reuni itu diabadikan dalam vidio oleh teman bernama Maryati.

Untuk vidio saat itu juga yang mengabadikan salah seorang teman kami Maryati

“Maksudnya untuk kenang- kenangan. Akan tetapi vidio itu menyebar, sehingga menjadi pemberitaan di media. Lagi pula peristiwa itu juga sudah terjadi dua tahun yang lampau.” (*/Red/PI)

Loading