Pendaki Asal Sukabumi Meninggal Dunia di Gunung Slamet

Patra News203 Dilihat

PATRAINDONESIA.COM (Purbalingga) – Seorang pendaki bernama Yuswandi (46), warga Cibadak, Sukabumi, ditemukan meninggal dunia di Pos 5 jalur pendakian Gunung Slamet via Bambangan, Kabupaten Purbalingga, Jawa Tengah, pada Sabtu (26/7/2025) sore.

Kepala Kantor SAR Cilacap, M. Abdullah, membenarkan informasi tersebut. Menurutnya, laporan awal diterima sekitar pukul 16.30 WIB dari seorang porter yang turut mendampingi korban mendaki.

“Saat itu dilaporkan bahwa seorang pendaki mengalami sakit dan membutuhkan evakuasi,” kata Abdullah dalam keterangannya.

Namun sebelum tim penyelamat tiba di lokasi, korban dinyatakan meninggal dunia. “Pukul 17.45 WIB, korban dinyatakan meninggal oleh salah satu pendaki lain yang kebetulan berprofesi sebagai dokter,” ujarnya.

Menanggapi laporan tersebut, tim SAR gabungan segera bergerak. Unit Siaga SAR Banyumas diberangkatkan pukul 18.45 WIB, disusul tim dari Kantor SAR Cilacap pada pukul 19.56 WIB. Proses evakuasi berlangsung malam hari dengan kondisi jalur yang cukup terjal.

“Tim evakuasi kami bagi menjadi tiga Search and Rescue Unit (SRU), yang mendaki dari basecamp Bambangan membawa peralatan lengkap,” lanjut Abdullah.

Pada pukul 21.11 WIB, tim berhasil mencapai Pos 4 dan bertemu dengan porter yang sebelumnya bersama korban.

Evakuasi jenazah selesai sekitar pukul 00.30 WIB, Minggu (27/7/2025). Jenazah dibawa ke lokasi View Slamet sebagai titik pertemuan evakuasi. Di sana, pihak kepolisian melakukan autopsi awal sebelum korban dibawa ke RSUD Purbalingga menggunakan ambulans.(Wawan/Red/PI).

Loading