PATRAINDONESIA.COM (Tamiang Layang) – Proyek pembuatan jalan menuju lokasi food estate terancam mangkrak. Kontraktor PT Tiar Nauli Jaya Makmur tampak tak sanggup mencapai target yang ditetapkan.
PT. Tiar Nauli Jaya Makmur sebagai Kontraktor Penyedia Jasa Pekerjaan Rekonstruksi Ruas Jalan Tangkan – Pianggu, Kecamatan Awang, Kabupaten Barito Timur (Bartim) Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) Kawasan Food Estate itu tampak terbengkalai.

Proyek tersebut menggunakan anggaran Dana Alokasi Khusus (DAK) dengan nilai kontrak sebesar Rp. 10.027.710.034,88 rupiah.
Dari pantauan media Patraindonesia.com di lapangan Senin 21 Oktober 2024 pekerjaan yang dilaksanakan oleh PT. Tiar Nauli Jaya Makmur sepertinya mengalami kendala.
Mustofa, salah seorang pekerja proyek itu pada media ini menyampaikan bahwa memang terjadi kendala di lapangan. Disebutkannya, kendala itu diantaranya menyangkut pasokan material. Misalnya playwood dan kayu andang penyangga dak.
“Di bagian pekerjaan kami, memang ada keterlambatan pekerjaan karena kekurangan material plywood dan kayu andang sebagai penyangga dak,” terang Mustofa.
Untuk mengetahui lebih detail terkait kegiatan PT. Tiar Nauli Jaya Makmur di hari yang sama media ini mengkonfirmasikan kepada Kepala Dinas PUPR Bartim di kantornya.
Kepala Dinas PUPR Bartim, Yumail membenarkan adanya keterlambatan pekerjaan oleh PT. Tiar Nauli Jaya Makmur. Dan pihaknya telah melayangkan dua kali Surat Peringatan (SP).
“Benar, saya baru saja hari ini (21/10/2024), menerbitkan Surat Peringatan Kedua kepada PT. Tiar Nauli Jaya Makmur untuk pekerjaan ruas jalan Tangkan – Pianggu. Karena yang bersangkutan tidak mampu memperbaiki kinerja pada periode kontrak kritis,” jelas Yumail.
Lanjutnya lagi, “Kita menjalankan ketentuan sesuai perikatan hukum kontrak bahwa ada batasan pekerjaan yang tidak dapat ditoleransi. Fakta keterlambatan pelaksanaan proyek ini oleh PT. Tiar Nauli Jaya Makmur memang sudah tidak relevan, karena sudah memasuki bulan ketiga. Untuk mencapai kemajuan fisik 30 % saja yang bersangkutan tidak mampu,” tegas Yumail. (Mardianto/Red/PI)
![]()


