PATRAINDONESIA.COM (Majalengka) – Aksi brutal geng motor kembali meresahkan warga. Sekelompok pemuda bersenjata tajam menyerang aparat kepolisian saat konvoi di wilayah Kecamatan Ligung, Kabupaten Majalengka, Sabtu (12/7/2025) dini hari.

Dalam insiden tersebut, seorang anggota Polsek Ligung, Aipda Darusallam, mengalami luka serius akibat sabetan celurit di lengan kiri. Ia kini dirawat intensif di RS Mitra Plumbon.
Tim gabungan TNI, Polri, dan personel Lanud Sugiri Sukani bergerak cepat setelah menerima laporan warga soal konvoi mencurigakan dari arah Jatiwangi menuju Desa Ligung Lor dan Gandawesi sekitar pukul 02.00 WIB.
“Begitu laporan masuk, kami langsung ke lokasi bersama anggota Polsek dan Lanud. Pelaku sempat terbagi dua kelompok dan melawan saat disergap,” kata Danramil 1713/Ligung, Kapten Inf Sarna.
10 Pelaku Diamankan, Sebagian Pelajar.
Petugas berhasil menangkap 10 pelaku, beberapa di antaranya masih berstatus pelajar dan di bawah umur. Mereka adalah:
1. Dewa Purnama (16) – SMK Karnas Kadipaten, warga Pagandon
2. Ahmad Gozali (18) – SMK Karnas Kadipaten, warga Karangsambung
3. Dimas Faturohman (17) – SMK Widya Nusantara, Sumedang (bawa samurai)
4. Agung Nurjaman (16) – SMK Widya Nusantara, Sumedang
5. Tira Hidayat (16) – SMK Widya Nusantara, Sumedang
6. Anggi Rahadahi (15) – SMPN 1 Kasokandel, warga Sumedang
7. Muhammad Sihab (16) – SMKN 1 Kertajati, Majalengka (bawa clurit ungu)
8. Samuel Reyq Ramadan (19) – Warga Jatiwangi
9. Ali Mukti (18) – Warga Tukdana, Indramayu
10. Riyanto (19) – Warga Tukdana, Indramayu (bawa clurit hitam)
Dari tangan pelaku, aparat menyita sejumlah barang bukti, antara lain:
Beberapa bilah senjata tajam, clurit, samurai, Lima unit sepeda motor
Ponsel yang digunakan untuk merencanakan aksi melalui media sosial.
Kasat Reskrim Polres Majalengka AKP Ari Rinaldo memastikan para pelaku akan diproses hukum sesuai keterlibatannya.
“Kami tidak akan mentoleransi aksi geng motor yang membahayakan warga dan aparat. Proses hukum akan berjalan tegas,” tegasnya.
![]()

