oleh

Ketua PWDPI Apresiasi Terselenggaranya Muskab SMSI Pesawaran

-Organisasi-332 Dilihat

PATRAINDONESIA.COM (Pesawaran) Ketua Persatuan Wartawan Duta Pena Indonesia (PWDPI) Kabupaten Pesawaran A. Rohman R (Arman) menyampaikan ucapan selamat dan apresiasi yang tinggi atas terselenggaranya Musyawarah Kabupaten (Muskab) Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Kabupaten Pesawaran, yang berlangsung pada Kamis (30/10/2025).

Dalam pernyataannya, Arman menilai kegiatan Muskab ini bukan sekadar forum pergantian kepengurusan, tetapi juga momentum penting untuk memperkuat soliditas insan pers, terutama di tengah tantangan industri media digital yang terus berkembang pesat.

“Atas nama PWDPI Kabupaten Pesawaran, saya mengucapkan selamat atas terselenggaranya Muskab SMSI Pesawaran. Mari kita jaga Kabupaten Pesawaran ini agar menjadi kabupaten yang unggul dan bermartabat. Jaga kekompakan, karena hanya dengan kebersamaan kita bisa membangun daerah ini,” ujar Arman dengan penuh semangat.

Ia juga menekankan pentingnya sinergi antara organisasi wartawan, lembaga media, dan pemerintah daerah. Menurutnya, keberadaan SMSI di tingkat kabupaten menjadi wadah strategis untuk memperjuangkan profesionalisme, kemandirian, dan etika jurnalistik di era digital.

Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) merupakan organisasi yang menaungi perusahaan media siber di seluruh Indonesia. Didirikan pada 21 Maret 2017, SMSI lahir dari semangat untuk menghadirkan tata kelola media digital yang profesional dan sesuai dengan Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers.

Organisasi ini kemudian mendapat pengakuan resmi dari Dewan Pers pada tahun 2020, sehingga posisinya setara dengan organisasi perusahaan pers besar lainnya. SMSI beranggotakan ribuan media online dari Sabang hingga Merauke, dan menjadi salah satu kekuatan baru dalam ekosistem pers nasional.

Di Provinsi Lampung, SMSI terus berkembang pesat. Berbagai kegiatan seperti pelatihan jurnalistik digital, verifikasi media, serta dialog kebangsaan telah digelar sebagai bentuk kontribusi nyata terhadap peningkatan kapasitas insan pers.

Sementara di Kabupaten Pesawaran, kehadiran SMSI menjadi tonggak penting bagi pelaku media lokal dalam memperkuat kolaborasi, menyebarkan informasi yang berimbang, dan ikut mendorong kemajuan pembangunan daerah.

Arman menyebut, di tengah derasnya arus informasi dan fenomena “klik bait” yang mengancam kualitas berita, keberadaan SMSI di daerah seperti Pesawaran sangat dibutuhkan.

“Kita butuh media yang kuat dan bermartabat, bukan sekadar cepat menyebarkan berita. Wartawan dan pemilik media harus memahami tanggung jawab moral di balik profesinya. SMSI memiliki peran besar untuk menjaga itu,” tutur Arman.

Ketua PWDPI tersebut juga mengingatkan pentingnya kekompakan antarorganisasi pers. Ia menilai, sinergi antara SMSI, PWI, IJTI, dan organisasi wartawan lainnya harus terus diperkuat demi menjaga keutuhan dan kehormatan profesi jurnalis.

Kabupaten Pesawaran sendiri kini tengah berbenah menjadi daerah yang unggul dan bermartabat, sejalan dengan visi pembangunan yang dicanangkan oleh pemerintah daerah. Dalam konteks ini, media memiliki peran ganda: sebagai penyampai informasi publik sekaligus mitra kritis pemerintah.

“Pers bukan hanya pilar keempat demokrasi, tapi juga cermin kemajuan daerah. Bila media di Pesawaran kompak, profesional, dan beretika, saya yakin pembangunan daerah ini akan semakin maju,” pungkas Arman, Kamis (30/10/2025) pukul 8.30 WIB.

Dengan semangat kekompakan dan profesionalisme, Muskab SMSI Pesawaran diharapkan melahirkan kepengurusan baru yang solid, inovatif, dan siap membawa organisasi menuju masa depan yang lebih baik.

Kehadiran SMSI di Pesawaran menjadi bukti bahwa ekosistem media siber di Lampung terus tumbuh tidak hanya sebagai penyalur berita, tetapi juga sebagai penggerak perubahan dan penegak nilai-nilai jurnalistik yang bermartabat.

Loading