DPD PJS Kalteng: Pers Merdeka, Bangsa Berdaulat. Mengawal Indonesia Maju di Usia 81 Tahun

Daerah, Organisasi577 Dilihat

PATRAINDONESIA.COM (Palangka Raya) – 81 tahun merdeka. Cukup lama bagi kita untuk berhenti berpura-pura. Kemerdekaan tidak diukur dari riuhnya upacara dan lantangnya lagu kebangsaan. Kemerdekaan diuji ketika rakyat memiliki hak untuk mengetahui kebenaran, dan ketika kekuasaan berani dikoreksi.

Tema nasional “Bersatu Berdaulat, Rakyat Sejahtera, Indonesia Maju”adalah tamparan keras. Berdaulat macam apa, jika narasi bangsa masih dijajah hoaks? Sejahtera bagaimana, jika informasi publik masih disekat oleh kepentingan? Maju ke mana, jika pers dipaksa bungkam?

Garis pertempuran hari ini telah bergeser. Bukan lagi di medan senjata, melainkan di medan informasi.

“Jangan bermimpi ada kedaulatan bangsa, jika kedaulatan informasi kita gadaikan. Jangan berteriak Indonesia Maju, jika medianya penakut dan jurnalisnya memilih diam,” tegas Amar Iswani, Wakil Ketua DPD Pro Jurnalismedia Siber (PJS) Kalimantan Tengah (Kalteng) dan Plt. Ketua DPC PJS Kabupaten Barito Selatan (Barsel), Sabtu (8/8/2026).

DPD PJS Kalimantan Tengah berdiri di atas satu garis komando: Tidak Tunduk. Tidak Dijual. Tidak Bisa Dibungkam.

“Saat berdiplomasi, kami tidak butuh organisasi yang bermodal senyum cengengesan, kata ‘siap pak’ yang menjilat, lalu menggertak tanpa bukti. Itu bukan marwah jurnalis,” kata Amar.

PJS Kalteng hadir bukan untuk menjadi corong kekuasaan. Kami ada sebagai cermin, sebagai pengawal, dan jika perlu, sebagai palu godam bagi setiap penyimpangan.

Tugas kami di daerah ini jelas dan tidak bisa ditawar: Pertama, menyikat habis disinformasi yang meracuni nalar masyarakat. Kedua, membuka selebar-lebarnya data pembangunan agar rakyat dapat mengawasi. Ketiga, menjaga marwah jurnalisme. Tinta kami bukan untuk disewa. Suara kami bukan untuk dikendalikan.

“Kami tidak butuh tepuk tangan. Kami hanya butuh ruang untuk bekerja benar. Pers yang merdeka adalah harga mati. Titik,” tegasnya.

81 tahun Indonesia. Saatnya dewasa. Saatnya berhenti merayakan kemerdekaan dengan slogan, dan mulai mengisinya dengan keberanian. Atas nama DPD Pro Jurnalismedia Siber Kalimantan Tengah, kami menyatakan sikap:

Dirgahayu Republik Indonesia ke-81. Terus bersuara. Terus mengawal. Demi Kalimantan Tengah yang terang, demi Indonesia yang benar-benar berdaulat. (*/Red/PI).

Loading