PATRAINDONESIA.COM (Pesawaran) – Pembangunan Jembatan Beton Perintis Garuda di Desa Bunut Sebrang, Kecamatan Way Ratai, Kabupaten Pesawaran, terus mendapat perhatian di tengah masyarakat.
Kehadiran aparat kewilayahan kembali terlihat dalam proses pembangunan infrastruktur tersebut. Babinsa Padang Cermin, Serda Sudomo, turut melakukan pemantauan sebagai bagian dari upaya menjaga komunikasi dan kedekatan antara TNI dengan masyarakat di wilayah binaannya.
Sebelumnya, keberadaan Babinsa dalam mengawal pembangunan jembatan tersebut juga menjadi perhatian publik. Kehadiran TNI di lapangan dinilai tidak hanya berkaitan dengan aspek keamanan, tetapi juga menjadi bentuk kepedulian terhadap pembangunan yang bersentuhan langsung dengan kepentingan masyarakat.
Jembatan Beton Perintis Garuda di Desa Bunut Sebrang memiliki arti penting bagi mobilitas warga. Infrastruktur penghubung seperti jembatan diharapkan dapat mempermudah aktivitas masyarakat, memperlancar akses transportasi serta mendukung kegiatan ekonomi warga.
Dalam pemantauan di lapangan, Serda Sudomo memastikan proses pembangunan dapat berjalan dengan baik serta tetap memperhatikan kondisi lingkungan dan aktivitas masyarakat sekitar, Minggu (04/10/2026).
Keterlibatan Babinsa dalam kegiatan pembangunan juga menjadi bagian dari komunikasi sosial dengan warga. Dengan berada langsung di tengah masyarakat, berbagai perkembangan maupun kendala yang muncul di lapangan dapat diketahui lebih cepat untuk kemudian dikoordinasikan dengan pihak terkait.
Pembangunan infrastruktur di wilayah pedesaan memang tidak semata-mata soal konstruksi fisik. Lebih jauh, keberadaan akses yang layak menjadi bagian penting dalam membuka konektivitas antarwilayah dan menunjang aktivitas masyarakat.
Untuk itu, proses pembangunan Jembatan Beton Perintis Garuda diharapkan dapat terus dikawal hingga selesai dan memberikan manfaat sebagaimana tujuan pembangunannya.
Sikap Babinsa yang terus hadir di tengah masyarakat juga menunjukkan bahwa pembangunan di wilayah tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi membutuhkan kepedulian dan pengawasan bersama agar hasilnya benar-benar dapat dirasakan masyarakat.
![]()

