PATRAINDONESIA.COM (PASURUAN) – Babinsa Koramil 0819/24 Tutur, Sertu Suyanto, mengajak petani Desa Ngadirejo untuk tidak bergantung pada satu jenis tanaman sayur. Melalui kegiatan Komunikasi Sosial (Komsos) yang digelar Kamis, 28 Mei 2026, ia menekankan pentingnya diversifikasi tanaman, peningkatan kualitas panen, dan perluasan akses pasar guna menjaga stabilitas pendapatan petani.
Dalam pertemuan yang berlangsung akrab di Desa Ngadirejo, Kecamatan Tutur, Kabupaten Pasuruan, Sertu Suyanto menyebut sektor pertanian sayur sebagai tulang punggung perekonomian desa. Mayoritas warga menggantungkan hidup dari bertani, sehingga stabilitas produksi, harga jual, dan akses pasar menjadi faktor kunci keberhasilan.
“Pertanian sayur ini sangat potensial untuk meningkatkan ekonomi masyarakat desa. Namun, kita tidak boleh hanya mengandalkan satu jenis tanaman saja. Kalau harga satu komoditas turun, pendapatan petani langsung anjlok,” ujar Sertu Suyanto di hadapan para petani.
Ia mendorong petani untuk melakukan diversifikasi tanaman dengan menanam berbagai jenis sayuran secara bergantian maupun bersamaan. Strategi ini diharapkan dapat menjaga kestabilan pendapatan sepanjang tahun. Selain itu, Sertu Suyanto juga mengingatkan pentingnya menjaga kualitas hasil panen.
“Petani harus fokus pada kualitas. Sayuran yang segar, bersih, dan ukurannya seragam biasanya lebih diminati pasar dan harganya lebih stabil. Ini investasi kecil yang dampaknya besar bagi pendapatan keluarga,” tambahnya.
Tak hanya soal budidaya, Babinsa juga mengajak petani aktif menjalin komunikasi dan kerja sama dengan pedagang serta tengkulak. Dengan memperluas jaringan pemasaran, hasil panen Desa Ngadirejo diharapkan tidak hanya terserap di pasar lokal, tetapi juga bisa menembus pasar yang lebih luas.
Kegiatan Komsos ini mendapat sambutan positif dari para petani. Mereka merasa terbantu dengan kehadiran Babinsa yang tidak hanya memberikan semangat, tetapi juga masukan praktis yang langsung bisa diterapkan di lapangan.
(AK/Red/PI)
![]()


