PATRAINDONESIA.COM, (KOTA TANGERANG) – Semangat melestarikan budaya bangsa melalui olahraga pencak silat kembali bergema di Kota Tangerang. Sebagai bagian dari persiapan besar-besaran, siswa-siswi SD Negeri se-Korwil Pendidikan Cibodas menggelar latihan gabungan pada Rabu (14/10/2026).

Kegiatan yang dipusatkan di halaman SD Negeri Perumnas 1, 3, dan 5, Kecamatan Cibodas, ini berlangsung khidmat namun penuh semangat, menampilkan ratusan pelajar yang serentak memperagakan jurus-jurus dasar pencak silat dengan kompak.
Kepala Sekolah SD Negeri Perumnas 1, Ahmad Mudzakir, menjelaskan bahwa agenda latihan massal ini merupakan langkah konkret dalam menyambut program strategis Pemerintah Provinsi Banten serta Instruksi Presiden (Inpres) terkait pelestarian bela diri tradisional. Tujuannya sangat ambisius, yakni memecahkan rekor Museum Rekor Indonesia (MURI).

“Kegiatan ini dilaksanakan dalam rangka menyambut program Provinsi Banten dan Inpres untuk memecahkan rekor MURI. Kami menargetkan minimal mengumpulkan 5.000 pesilat cilik yang diambil dari siswa-siswi se-Kota Tangerang,” ujar Ahmad Mudzakir saat memantau jalannya latihan. Ia menambahkan, antusiasme siswa sangat tinggi dan menjadi modal utama untuk mewujudkan target ribuan pesilat tersebut.
Senada dengan hal tersebut, Ustadz Taryudi, Guru Pembimbing dari SD Negeri Cibodas 8, yang turut hadir dalam sesi wawancara di lokasi, menegaskan komitmen sekolah-sekolah di Korwil Cibodas. Berdasarkan pantauan di lapangan, para siswa tidak hanya diajarkan gerakan fisik, tetapi juga nilai-nilai disiplin dan kekompakan.
Ustadz Taryudi mengungkapkan bahwa kolaborasi antar-sekolah ini membuktikan bahwa pencak silat bukan sekadar ekstrakurikuler, melainkan identitas yang harus dikuasai generasi muda Tangerang sejak dini. “Kami yakin dengan latihan rutin seperti ini, target 5.000 pesilat untuk rekor MURI akan tercapai dengan gemilang,” ungkapnya optimis.
Dengan dukungan penuh dari pihak sekolah, pelatih, dan pemerintah daerah, acara pemecahan rekor MURI pencak silat di Kota Tangerang diharapkan berjalan lancar. Kegiatan ini tidak hanya akan mencatatkan nama Kota Tangerang dalam buku rekor nasional, tetapi juga mencetak generasi muda yang sehat, tangguh, dan cinta terhadap warisan budaya leluhur.
(Guskur/Red/PI)
![]()

