PATRAINDONESIA.COM (Pekalongan) – Duka mendalam menyelimuti keluarga Rafa (12), bocah asal Desa Bukur, Kecamatan Bojong, Kabupaten Pekalongan, yang menjadi korban gigitan ular weling. Setelah hampir sebulan berjuang dalam kondisi koma di RSUP Dr. Kariadi Semarang, Rafa mengembuskan napas terakhir pada Minggu (20/7/2025) pukul 00.32 WIB.

Sebelumnya, Rafa digigit ular berbisa jenis weling pada Senin (16/6/2025) dan sempat dilarikan ke RSUD Kajen. Namun, kondisinya terus memburuk sehingga harus dirujuk ke Rumah Sakit Islam (RSI) PKU Muhammadiyah Pekajangan Pekalongan. Dari sana, Rafa kemudian dirujuk ke RSUP Dr. Kariadi Semarang pada Selasa (9/7/2025) untuk mendapatkan perawatan intensif.
“Pasien Rafa sudah dinyatakan meninggal dunia tadi pagi pukul 00.32 WIB,” ujar Humas RSUP Dr. Kariadi Semarang, Aditya, Minggu (20/7/2025).
Ia menambahkan, pihak keluarga telah ikhlas menerima kepergian almarhum. “Keluarga sudah menerima dengan lapang dada,” jelasnya.
Rafa sempat dirawat di Pediatric Intensive Care Unit (PICU) sejak pertama kali tiba di RSUP Kariadi. Kondisinya yang terus kritis membuat tim medis berupaya maksimal hingga akhirnya sang bocah menyerah pada maut.
Menurut pihak keluarga, jenazah Rafa telah dimakamkan pada Minggu pagi pukul 10.00 WIB di pemakaman Desa Bukur, Kecamatan Bojong. Keluarga juga memohon doa dari masyarakat agar almarhum mendapatkan tempat terbaik di sisi Allah SWT.
(Wawan/red/pi)
![]()
