PATRAINDONESIA.COM (Tamiang Layang) – Panitia Konferensi PWI Barito Timur (Bartim) Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) secara resmi menutup pendaftaran dan penerimaan berkas bagi Bacalon Ketua PWI Kabupaten Barito Timur periode 2025 – 2028 kemarin 7 mei 2025.
Ketua Panitia Konferensi Anigoru via tipon pada Media Online Patraindonesia.com, Kamis (8/5/2025) menyampaikan bahwa pihaknya secara resmi menutup pendaftaran Bacalon Ketua PWI Bartim yang bakal bertarung 28 mei 2025.
“Berdasarkan tahapan dan jadwal, Panitia Konferensi PWI Bartim sudah menutup pendaftaran Bacalon Ketua PWI Bartim kemarin Selasa (7/5/2025)”terang Anigoru.
Lanjutnya sampai pada hari penutupan pendaftaran ada dua nama sudah mendaftar diri yaitu saudara Agustinus Bole Malo dan Eko. Dan untuk berkas keduanya memenuhi syarat.
” Hanya ada dua Bacalon yang mendaftar yaitu Agustinus Bole Malo dan Eko setelah diteliti dan diverifikasi keduanya memenuhi syarat” ucapnya.
Anigoru juga menyampaikan bahwa berdasarkan Daftar Pemilih Tetap (DPT) bahwa ada 10 suara yang diperebutkan, 9 suara Kabupaten dan satu suara Provinsi, dan jika terjadi draw suara maka pemilihan akan masuk sampai putaran dua, artinya sampai suara terbanyak itu yang dinyatakan menang.
“Jika terjadi hasil suara draw maka selanjutnya Panitia melanjutkan untuk pemungutan suara putaran kedua, artinya sampai memperoleh suara terbanyak, dan yang terbanyak dinyatakan menang” jelas Anigoru.
Sementara media ini menghubungi Eko via aplikasi WhatsApp membenarkan sudah mendaftarkan diri sekaligus penyerahan berkas ke Panitia Konferensi.
“Benar kemarin saya sudah mendaftarkan diri sekaligus menyerahkan berkas persyaratan ke Panitia Konferensi” terang Eko.
Media ini menggali apa motivasi sehingga ingin mencalon kembali, jawabnya “Salah satu prioritas utama saya adalah memastikan seluruh anggota PWI memiliki Sertifikasi Uji Kompetensi Wartawan (UKW). Hingga saat ini, masih ada rekan – rekan kita yang belum mengikuti UKW .
Selain itu saya akan menginisiasi program medical check-up tahunan bagi seluruh anggota PWI. Kesehatan adalah modal utama dalam menjalankan tugas jurnalistik yang penuh tantangan. Pemeriksaan kesehatan rutin akan difasilitasi bekerja sama dengan institusi kesehatan terpercaya, baik pemerintah maupun swasta” kata tutup Eko (Mardianto / Red / Pi)
![]()
