PATRAINDONESIA.COM, (Surabaya) – Perbatasan Madura dan Surabaya tepatnya di jembatan Suramadu pada hari Minggu (06/06/2021) pukul 10 WIB dilakukan penyekatan. Semua pengendara dari Madura yang hendak masuk ke wilayah Surabaya harus melakukan tes swab antigen.
Hal itu merupakan langkah antisipasi yang dilakukan kepolisian dan Pemkot Surabaya, menyusul meningkatnya kasus penularan Covid-19 di Bangkalan, Madura.
Ada tiga wilayah di Bangkalan Madura yang dilockdown yaitu Bangkalan , Arosbaya dan Klampis. Hal tersebut karena tingginya penderita kasus Covid-19 di wilayah tersebut.
“Penyekatan dilakukan untuk mengantisipasi penyebaran Covid-19 menyusul meningkatnya kasus penularan Covid-19 di Bangkalan, Madura” kata Eri Cahyadi Walikota Surabaya
Dari hasil tes Swab Antigen di lokasi Penyekatan itu, sudah ditemukan 5 penderita Covid-19 yang bukan dari 3 wilayah di Madura yang telah di lockdown, ungkap beliau dihadapan para jurnalis.
Kasus kumulatif Covid-19 di Bangkalan, tercatat ada sebanyak 1.754 kasus. 1.520 dinyatakan sembuh, 178 meninggal dunia dan sebanyak 56 pasien masih dirawat.
Lonjakan kasus Covid-19 tersebut diduga karena tingginya mobilitas masyarakat saat momen mudik Idul Fitri beberapa waktu lalu. Di sisi lain, tingkat kepatuhan masyarakat Bangkalan terhadap protokol kesehatan juga masih rendah. (teguh/red/PI)
![]()

