Angkat Tema Merawat Tradisi, Petik Laut Sendangbiru 2026 Kembali Digelar

Daerah, Patra News292 Dilihat

PATRAINDONESIA.COM (MALANG) – Tradisi tahunan Petik Laut Sendangbiru kembali digelar. Memasuki tahun ke-56 pada 2026, acara syukuran ini mengusung tema “Nelayan Merawat Tradisi Untuk Generasi” sebagai bentuk pelestarian budaya pesisir dan ungkapan syukur nelayan atas hasil laut. Minggu (27/09/2026) pagi.

Acara yang dipusatkan di Pantai Sendangbiru, Desa Tambakrejo, Kecamatan Sumbermanjing Wetan (Sumawe), Kabupaten Malang ini dihadiri oleh berbagai unsur Forkopimda dan stakeholder kelautan meliputi, Bupati Malang diwakili, Anggota DPRD Kabupaten Malang dari Fraksi Partai Gerindra H. Rahmat Kartala, Kapolres Malang AKBP Rulian Syauri, S.H., S.I.K., M.Si., Dandim 0818 Malang-Batu, Letkol Czi Bayu Nugroho, S.Hub.Int., M.I.P. diwakili, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Malang Nurcahyo, S.H., M.Hum., Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Malang, Muspika Sumawe, Kepala Desa Tambakrejo Agus Harianto, Kepala UPT. PPP Pondok Dadap, Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Malang, Ketua Panitia Petik Laut 2026 Suriansyah, serta warga masyarakat pesisir Sendangbiru dan stakeholder lainnya.

Dalam sambutannya di hadapan para tamu undangan, Ketua Panitia Petik Laut 2026, Suriansyah, menyampaikan laporan transparansi keuangan kegiatan.

“Rincian pemasukan dari seluruh stakeholder sebesar Rp 540.825.000, pengeluaran Rp 548.275.000, sehingga minus Rp 7.450.000,” jelas Suriansyah.

“Kami berharap acara ini berjalan aman, tertib dan lancar,” ucapnya.

Sementara itu, Kepala Desa Tambakrejo Agus Harianto mengatakan tradisi ini harus terus dijaga.

“Ini adalah agenda tahunan dalam mensyukuri atas limpahan rezeki dari Tuhan YME kepada kita dan sepatutnya tradisi ini dapat dipelihara, dilestarikan juga dijaga agar dapat diturunkan kepada generasi selanjutnya,” ujar Kades Tambakrejo.

“Saya apresiasi kebersamaan masyarakat pesisir dan stakeholder lainnya. Kami Pemerintah Desa Tambakrejo berharap, semoga gelaran acara ini berjalan sesuai harapan,” tambahnya.

Acara ditutup dengan doa oleh Ustad Hanafi dan dilanjutkan pemotongan tumpeng serta larung sesaji.

Usai larung sesaji, Kapolsek Sumawe IPTU Cahyo Wiyono, S.H., dan Danramil Sumawe Kapten Cpl Buwasid mengucapkan terima kasih dan apresiasi kepada seluruh masyarakat yang hadir. Terutama jajaran panitia juga teman-teman nelayan.

“Alhamdulillah semuanya dapat menjaga kamtibmas selama gelaran acara hingga berjalan sesuai harapan. Terima kasih. Salan hormat, salan presisi,” pungkas Cahyo Wiyono kepada media.

(Tim/Red/PI)

 

Loading